Senin, 31 Maret 2008

Jelajah ke Bukittinggi


Pagi hari setelah melihat kota Sibolga kami berangkat menuju Bukittinggi dengan menggunakan travel dengan biaya 80-120 ribu dengan waktu tempuh seharian penuh. Di perjalanan banyak pemandangan yang indah untuk dilihat seperti orang sedang bekerja di sawah, rumah-rumah penduduk, sungai yang mengalir, bukit-bukit dan gunung-gunung, abang becak dan banyak yang penjual salakdi pinggir jalan, salak tersebut rasanya manis dengan warna buah kemerah-merahan, dan tentunya rumah makan khas Padang yang menyajikan berbagai macam hidangan. Yang paling penting dalam perjalanan tersebut kita melewati garis kastulistiwa. jalan-jalan.

Rabu, 26 Maret 2008

Tanggo Saratus (Sibolga)


Tanggo Saratus adalah tempat rekreasi di daerah Sibolga dengan ketinggian 100 meter dari permukaan laut, dari sinilah kota Sibolga dapat di lihat dengan begitu indah terlihat hamparan gedung dan lautan yang enak di pandang kota bersih nan elok. Tanggo Seratus sebutannya padahal katanya tangga tersebut berjumlah 290 anak tangga. selamat jalan-jalan

Selasa, 25 Maret 2008

Sibolga


Sore hari kami berangkat jam 17.30 dari Parapat menuju Tarutung dengan menggunakan angkutan elf Rico Citra Transport Indah (RCTI) sesampainya di Tarutung kira kira jam 18.00. kami melanjutkan perjalanan dengan menggunkan angktan L-300 menuju Sibolga tiba di Sibolga kira-kira pukul 21.10 tadinya kami mau melanjutkan ke Bukittinggi namun kendaraan yang menuju kesana sudah habis jadi akmi terpaksa nginap di Sibolga.

Sibolga kotanya kecil tetapi indah dan bersih dekat pantai dan tentunya ada tempat rekreasinya.

Rabu, 19 Maret 2008

Sigale-gale



Orang batak yg patrilineal, selalu mencatat silsilah nenek moyangnya sampai ke generasi seterusnya ke dalam sebuah buku yg disebut buku tarombo. Tarian dan gerakan dia mencontohkan untuk menyelipkan uang yang besarnya tidak ditentukan di tangan patung Sigale-gale.



Sarana persidangan apabila ada rakyat melanggar aturan dan apabila benar-benar bersalah hukumannya pancung, ini adalah batu alas untuk memancung. Tentunya jaman sekarang ini tidak ada lagi hukum pancung seperti yang diterapkan pada jaman nenek moyang jadi bagi wisatawan yang inigin berkunjung silakan.

Senin, 17 Maret 2008

Ceria di P. Samosir



Inilah keberadaan di P Samosir anak anak ceria mereka ini adalah sebagai generasi penerus bangsa yang akan membangun Pulau Samosir, dan temapt-tempat ini adalah rumah adat yang dilengkapi dengan segala fasilitas dengan bentuk yang menarik dan indah, di bawah rumah bagian depan terdapat tempat pemasungan dan di bagian depan terdapat tempat dimana persidangan bagi rakyat yang bersalah dan sekaligus ada tempat pemancungan apabila rakyanya benar-benar bersalah.

Disini pengunjung dapat mendengarkan penjelasan dari pramuwisata dan bisa membeli souvenir khas daerah tersebut.

Jumat, 14 Maret 2008

Samosir

Aspirasi masyarakat untuk memekarkan Kabupaten Samosir menjadi dua kabupaten, didasarkan pada desakan masyarakat wilayah Samosir dan DPRD Kabupaten Toba Samosir, maka Kabupaten Toba Samosir diusulkan dan direncanakan pemekarannya yaitu :1. Kabupaten Toba Samosir (Induk) terdiri dari 10 (sepuluh) kecamatan yaitu Kecamatan Balige, Laguboti, Silaen, Habinsaran, Porsea, Lumbanjulu, Uluan, Pintu Pohan Meranti, Ajibata, dan Kecamatan Borbor.2. Kabupaten Samosir (Calon) terdiri dari 9 (sembilan) kecamatan yaitu Kecamatan Pangururan, Sianjur, Mulamula, Simanindo, Nainggolan, Onan Runggu, Palipi, Ajibata, dan Sitio-tio (samosir online)

Pagi hari suasana penyebrangan menuju pulau Samosir sekitar 30 menit, Tuk-tuk dan sekitarnya terlihat ramai, ibu-ibu banyak yang belanja untuk kebutuhan hidup sehari-hari bahkan banyak juga ibu-ibu yang berbelanja untuk di jualan semua belanjaan di tumpuk dan di susun rapi termasuk ternak seperti ayam, kambing dan babi semua jadi satu bergabung dengan penumpang. ongkos menuju pulau samosir berkisar antara 7000 sampai 10000 ribu rupiah tetapi ada juga yang menawarkan untuk kapal borongan yang di tawarkan kepada turis biasanya mereka menawarkan 500.000 sampai 600.000 ribu untuk keliling pulau Samosir atau bisa naik ojek ketika kita sudah sampai di pulau Samosir 25.000 untuk 2 jam. Selamat berlibur bertamasya di pulau Samosir.

Senin, 10 Maret 2008

Hiburan Rakyat




Seiring dengan teknologi yang semakin canggih dan tempat hiburan yang marak berdiri dimana-mana mulai dari yang murah hingga yang mahal tapi inilah satu-satunya hiburan rakyat yang masih eksis. Masyarakat yang haus akan hiburan berbondong-bondong menuju satu permainan, tapi kadang hiburan ini ada terselip satu permainan judi yang menjebak pengunjung sementara pengunjung sendiri tidak merasa bahwa dia terjebak seperti permainan lempar gelang atau pancingan ikan. Inikan hanya hiburan…..katanya

Sabtu, 08 Maret 2008

Lake Toba (North Sumatera)


Sarana dan fasilitas di Parapat Danau Toba sangat lengkap ada pasar tradisional, penyebrangan menuju Tuk-tuk dan sekitarnya serta sarana lainnya seperti warnet, wartel dan hotel, losmen mulai dari yang termurah hingga yang mahal.

Rabu, 05 Maret 2008

Lake Toba




Kota turis Parapat terletak di tepi Danau Toba dengan jarak 48 Km dari Pematang Siantar atau 176 Km dari Medan, dapat ditempuh dengan kendaraan umum, taksi dan kenderaan roda dua.
Anda bisa memulai perjalanan di daerah Danau Toba dari sini “Toba Nauli”
Fasilitas : Hotel berbintang, Hotel Melati, Restoran, Rumah Makan, Souvenir Shop, Agen Wisata, Bus Umum, taxi, Ferry, Kapal Motor, Speed Boat, Skuter Air, Jetsky, Telepon SLJJ, SLI, Faxmile, Bank, Rumah Sakit.

Selasa, 04 Maret 2008

Lake Toba




Panorama ini dapat dilihat dari arah Serdang Bedagai, tempat ini sangat indah dan nyaman untuk istirahat sambil memesan makanan dengan latar belakang Danau Toba.Dari kota Medan sampai pemandangan ini kira-kira memerlukan waktu 4 -5 jam, biaya transport berkisar Rp.75.000 – Rp. 150.000 tergantung jenis kendaraan yang digunakan.

Camera Action


duh... cape deh gue... jadi kameramen. Menjadi seorang kameramen memang harus teliti, tekun juga pekerjaan ini memerlukan kesabaran dan tidak cepat putus asa, apalagi bila sumber beritanya sulit di hubungi dan terpaksa kita harus menunggu hingga waktu yang tidak ditentukan. Resiko jadi seorang pemburu berita bisa jadi dapat makian atau cercaan bahkan perlakuan kasar yah pokoknya begitulah nasib seorang pemburu berita, tentu kita harus memerhatikan etika serta kebebasan-kebebasan pers sesuai dengan undang-undangnya.